author Ihsan Arif | 3 minutes

Mengenal Tipe Data pada pemrograman Golang

Numbers

Integers

Terdapat tipe integer yang bisa kita gunakan diantaranya yaitu uint8, uint16, uint32, uint64, int8, int16, int32 dan int64. Berikut ini contoh penggunaan variabel tipe integer pada program go:

package main

import "fmt"
func main() {
    fmt.Println("1 + 1 =", 1 + 1)
}

Jika kamu menjalankan program ini dan kamu bisa melihat outputnya seperti dibawah ini:

$ go run main.go 
1+1=2

Dari program tersebut kita akan mencetak string berupa 1 + 1= dan operasi 1 + 1 pada aritmatika yang akan mengoperasikan penjumlahan yaitu dengan hasil 2.

Floating

Terdapat tipe float yang bisa kita gunakan diantaranya yaitu float32, float64,complex64 dan complex128.

Bagaimana jika kita ubah operasinya itu menjadi 1.0 + 1.0? Apakah hasil operasi aritmatika tersebut akan sama?

Tentu akan berbeda karena go mendefinisikan .0 itu sebagai tipe data float.

Selain itu kita juga perlu tahu bahwa dalam go memiliki beberapa operasi dasar aritmatika sebagai berikut:

xOperation
+penjumlahan
-pengurangan
*perkalian
/pembagian
%modulo

Strings

Jika kita akan melakukan cetak string ada 2 cara yaitu dengan menggunakan tanda petik satu dan tanda petik dua. Misalkan seperti ini Hello World dan "Hello World" bisa digunakan. Untuk menambahkan new line pada string yang akan dicetak kita bisa tambahkan \n dan untuk tab character bisa menambahkan \t.

Kita coba modifikasi program hello-world.go menjadi program seperti dibawah ini:

package main

import "fmt"

func main() {
	fmt.Println(len("Hello World"))
	fmt.Println("Hello World"[1])
	fmt.Println("Hello " + "World")
}

Beberapa hal yang perlu diperhatikan: * Spasi pada string akan dihitung sebagai 1 karakter sehingga pada baris 1 akan menghasilkan 11 yang mana fungsi len digunakan untuk mengetahui jumlah karakter dalam string * String memulai index dari 0 bukan dari 1. [1] mencari element ke-2 dari Hello World yaitu karakter e. Perhatikan bahwa yang dicetak oleh program baris 2 bukan e tetapi 101 saat menjalankan program ini. Ingat! program akan mencetak karakter yang diwakili dengan byte dan byte adalah bilangan bulat. (ASCII dari huruf e adalah 101) * Penggabungan menggunakan simbol yang sama dengan penambahan. Kompiler Go mencari tahu apa yang harus dilakukan berdasarkan jenis argumen. Karena + adalah string, kompiler menganggap yang kita maksud adalah penggabungan dan bukan penambahan.

Boolean

Boolean mewakili bit yang mana memiliki nilai 1 bit integer yang mana merepresentasikan sebagai true dan false. Ada 3 operasi logika yang bisa kita gunakan yaitu:

xOperation
&&and
!not

Berikut ini contoh program ini agar kamu bisa lebih memahami.

package main

import "fmt"

func main() {
    fmt.Println(true && true)
    fmt.Println(true && false)
    fmt.Println(true || true)
    fmt.Println(true || false)
    fmt.Println(!true)
}

setelah menjalankan program ini maka kita akan melihat output seperti ini

$ go run boolen.go
true
false
true
true 
false

Kita bisa lihat juga tabel logika and dibawah ini

EkspresiValue
true && truetrue
true && falsefalse
false && truefalse
false && falsefalse

Tabel logika or

EkspresiValue
true or truetrue
true or falsetrue
false or truetrue
false or falsefalse

Tabel Logika not

EkspresiValue
!truefalse
!falsetrue

comments powered by Disqus